Build Social Interaction and Local Value in Children through Board Game Interface Design

  • Retno Purwanti Faculty of Technology & Design, University Pembangunan Jaya Tangerang Selatan
  • Ayu Dian Ramadhani Faculty of Technology & Design, University Pembangunan Jaya Tangerang Selatan

Abstract

Makin berkurangnya ruang publik dan ruang terbuka sebagai tempat bermain dan berinteraksi secara langsung bagi anak, ditambah konten hiburan digital yang semakin menarik membuat anak - anak makin menarik diri dari interaksi sosial dan tenggelam dalam daya tarik dunia digital.


Dari rangkuman berbagai penelitian menyebutkan bahwa masa kanak- kanak merupakan waktu yang potensial untuk menyerap beragam informasi dan nilai.  Maka diperlukan stimulus positif yang bersifat multi chanel dari lingkungannya. Salah satunya dihadirkan lewat cara bermain. Melalui permainan tradisonal anak  akan mengenal  kearifan lokal yang sarat akan makna dan nilai positif dengan cara yang menyenangkan. Sehingga kelestarian dengan lingkungan berupa interaksi sosial tetap berjalan harmonis. Boardgame hadir sebagai sarana alternatif atas berkurangnya lahan dan ruang yang dapat digunakan untuk anak bermain tanpa mengurangi fungsi interaksi sosial sekaligus menanamkan nilai budaya lokal.

Published
2018-12-03
How to Cite
PURWANTI, Retno; RAMADHANI, Ayu Dian. Build Social Interaction and Local Value in Children through Board Game Interface Design. IDEALOGY, [S.l.], v. 3, n. 3, p. 102-113, dec. 2018. ISSN 2550-214X. Available at: <http://idealogyjournal.com/ojs/index.php/idealogy/article/view/106>. Date accessed: 18 dec. 2018.