PEMANFAATAN TEKNOLOGI CETAK 3 DIMENSI SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN GERABAH BENTANGA

  • Taufik Panji Wisesa

Abstract




Kegiatan membuat gerabah di Indonesia merupakan kegiatan tradisi turun menurun semenjak ribuan tahun yang lalu. Sebagian besar pusat kerajinan gerabah terdapat di daerah pedalaman, di desa desa pertanian, di mana kegiatan ini merupakan pekerjaan sambilan para petani. Hasil kerajinan ini sebagian besar dipakai oleh masyarakat sekitarnya sebagai benda pakai sehari-hari seperti perabot dapur, peralatan untuk makan minum, benda hias rumah tinggal, dan benda lain yang masih diperlukan dalam kehidupan masyarakat setempat. Dukungan faktor sumber daya alam desa sebagai penyediaan bahan baku yang menjadikan karakter fisik produk yang khas dimiliki setiap daerahnya. Salah satu karakteristik industri pedesaan ialah perkembangan unit usaha yang banyak dan tersebar (meluas). Industri tersebut beragam dalam tingkat perkembangannya, selain permasalahan yang dihadapi banyak industri pedesaan mempunyai potensi yang lebih baik untuk berkembang.


Secara geografis, Desa Bentangan merupakan salah satu desa sentra industri gerabah yang terletak di kecamatan Wonosari, kabupaten Klaten Jawa Tengah. Wilayah ini berbatasan dengan beberapa kabupaten, antara lain di sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Gunungkidul (Daerah Istimewa Yogyakarta), di sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Sleman (Daerah Istimewa Yogyakarta) dan di sebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Boyolali serta di sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Sukoharjo. Wilayah ini cukup strategis karena merupakan jalur utama yang menghubungkan Yogyakarta dan Solo.




Published
2020-04-09
How to Cite
WISESA, Taufik Panji. PEMANFAATAN TEKNOLOGI CETAK 3 DIMENSI SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN GERABAH BENTANGA. IDEALOGY, [S.l.], v. 5, n. 1, p. 179 - 195, apr. 2020. ISSN 2550-214X. Available at: <http://idealogyjournal.com/ojs/index.php/idealogy/article/view/193>. Date accessed: 25 may 2020.